Bappenas Gandeng Jerman Dorong Green Jobs di Indonesia

Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan Indonesia’s Green Jobs Conference untuk memberikan awareness pentingnya mencetak sumber daya manusia (SDM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hijau serta mendukung pencapaian TPB/SDGs.

Program hasil kolaborasi dengan Innovation and Investment for Inclusive Sustainable Economic Development (ISED), Jerman, ini mengusung tema Institutionalizing Green Jobs dengan melibatkan swasta, mitra, komunitas, hingga akademisi. Sekedar tahu, ekonomi hijau merupakan bagian dari desain transformasi pembangunan Indonesia. Dalam memulai transisi menuju ekonomi hijau, pekerjaan hijau berperan penting dalam mencapai bentuk ekonomi ini.

Mengutip International Labour Organizaton, penerapan kebijakan yang tepat untuk mempromosikan pekerjaan ramah lingkungan dapat menciptakan 24 juta pekerjaan pada 2030, berdampak pada kebutuhan profil keterampilan dan kualifikasi serta kerangka pelatihan baru untuk memenuhi permintaan pekerjaan hijau tersebut. “Konferensi hari ini salah satu langkah konkret dalam implementasi pengembangan green jobs di Indonesia,” tutur Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Maliki dalam keterangannya (24/11/2023).

Ia juga menegaskan Kementerian PPN/Bappenas berkomitmen memimpin dan mengawal perjalanan promosi pekerjaan hijau ini. Pemerintah Indonesia sendiri, kata dia, telah melakukan langkah-langkah konkret menghadapi tantangan ini dengan menerapkan ekonomi hijau melalui kebijakan transformasi ekonomi dan dalam RPJMN 2020-2024.

“Kebijakan pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim, merupakan tulang punggung dalam proses transisi menuju ekonomi hijau,” ujarnya menjelaskan. Jerman secara proaktif mengembangkan kebijakan lingkungan untuk menjaga lingkungan bagi generasi mendatang. Pimpinan Kerja Sama GIZ Indonesia dan ASEAN, Thomas Foerch mengatakan bahwa kerja sama Indonesia dan Jerman terus bergulir terutama dalam mendukung Indonesia 2045 dan mencapai target emisi rendah karbon pada 2060.

“Hari ini merupakan salah satu realisasi kerja sama selama ini membuahkan hasil, terutama dalam pengembangan pekerjaan hijau,” kata dia. Thomas Foerch  menambahkan pengalaman Jerman dalam menghijaukan SDM dapat dijadikan acuan yang memperkaya transformasi SDM di Indonesia untuk bergerak ke arah hijau.

Beberapa pekerjaan hijau yang dimaksud antara lain Inspektor Bidang Pertanian dan Tanaman Organik di bidang Pertanian, Green Building Specialist di bidang Konstruksi, dan Green Productivity Master Specialist di bidang Manufaktur. Pengembangan pekerjaan hijau di Indonesia melalui proyek ISED nantinya akan diimplementasikan dengan kolaborasi lintas sektor, dengan menyusun definisi pekerjaan hijau dalam konteks lokal, dua Peta Okupasi, Peta Jalan Pengembangan SDM, serta kebijakan.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *